TENTANG MALUNSEMAHE
Berikut ini dikutip dari catatan Putra Sangihe, Tommy Bawulang, tentang makna malunsemahe: Tidak ada catatan yang dapat saya jadikan referensi etimologis maupun semantik tentang kata ' malunsemahe' dalam bahasa Sangihe kuno. Dari pelajaran sekolah minggu yang saya ingat, kata ini memiliki makna yang melebihi makna intrinsik dari kata damai yang kita ketahui sebagai terjemahan kata Peace dalam bahasa Inggris. Bedanya adalah, damai lebih merujuk pada kondisi "dimana tidak ada perang, tidak ada permusuhan, tidak ada kerusuhan, tentram, tenang" (Kamus Besar Bahasa Indonesia, 2008,p.312 versi pdf). Makna ini terlalu harafiah, yang jika diterjemahkan secara bebas maka selama tidak ada permusuhan maka itulah damai. Malunsemahe, lebih menekankan pada makna pragmatis yang mengisyaratkan beberapa kondisi yang harus terpenuhi agar bisa di katakan malunsemahe. Pertama, Dalam konteks 'subjek' harus minimal ada 'aku dan kamu' atau "ia dan ikau" yang k...

Comments