Tidak Mau Dibubarkan, Demonstran Bentrok Dengan Polisi
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
-
Jakarta - Pihak kepolisian berusaha membubarkan, demo buruh yang memblokir tol cikampek tepatnya di sekitaran pintu tol Cikarang. Namun, demonstran tetap enggan keluar dari jalur tol tersebut, bentrokan pun terjadi
Klik Tampilkan*
"Mau dibubarkan, tapi para buruh melawan dan terjadi bentrok. Tidak ada korban luka dalam kejadian itu," kata petugas TMC Polda Metro Jaya, Briptu Ari, saat dihubungi detik, Jumat (27/1/2012).
Ari menambahkan, massa juga sempat merusak pembatas jalan tol Cikampek. Hingga sore ini, polisi belum berhasil membubarkan massa.
"Fasilitas tol dirusak, kita masih berusaha membubarkan mereka," kata Ari.
Hingga pukul 18.00 WIB, lanjut Ari, arus lalin masih terus mengular di tol Cikampek. Untuk dari arah Jakarta menuju Cikampek, kemacetan terjadi sejak masuk tol dari Halim, Jakarta Timur, hingga Pintu Tol Cikarang, Jawa Barat.
"Arah sebaliknya kemacetan mulai dari KM 52 menuju Gerbang Tol Cikarang. Kendaraan dapat jalan dengan kecepatan 10 KM per jam," tutup Ari.
Berikut ini dikutip dari catatan Putra Sangihe, Tommy Bawulang, tentang makna malunsemahe: Tidak ada catatan yang dapat saya jadikan referensi etimologis maupun semantik tentang kata ' malunsemahe' dalam bahasa Sangihe kuno. Dari pelajaran sekolah minggu yang saya ingat, kata ini memiliki makna yang melebihi makna intrinsik dari kata damai yang kita ketahui sebagai terjemahan kata Peace dalam bahasa Inggris. Bedanya adalah, damai lebih merujuk pada kondisi "dimana tidak ada perang, tidak ada permusuhan, tidak ada kerusuhan, tentram, tenang" (Kamus Besar Bahasa Indonesia, 2008,p.312 versi pdf). Makna ini terlalu harafiah, yang jika diterjemahkan secara bebas maka selama tidak ada permusuhan maka itulah damai. Malunsemahe, lebih menekankan pada makna pragmatis yang mengisyaratkan beberapa kondisi yang harus terpenuhi agar bisa di katakan malunsemahe. Pertama, Dalam konteks 'subjek' harus minimal ada 'aku dan kamu' atau "ia dan ikau" yang k...
Samurai Peninggalan Jepang di Gorontalo, Samurai Selendang peninggalan Penjajah Jepang panjang 110cm Dengan Logo, 9 Bintang, 9 Gunung, 9 Sakura. di pangkal pedang ada angka 1112. mungkin angka ini menandakan Tahun pembuatannya. Di dalam gagang Samurai peninggalan jepang, terdapat selembar kain putih bertuliskan huruf jepang. Sedangkan di belakang Gagang adalah pisau kecil bertuliskan huruf jepang. Mungkin Samurai ini Milik Prajurit penjajah Jepang. Karena Samurai Ini Tidak Putus PAKU, Samurai Ini akan di simpan, Untuk di jadikan Koleksi dan Kenang-Kenangan Atas Kekejaman Bangsa Jepang Terhadap Bangsa INDONESIA. Untuk Menghubungi Saya Kliki Di SINI
Ilustrasi Sydney - Sebuah kapal feri yang sarat penumpang tenggelam di Papua Nugini (PNG). Kapal itu mengangkut 350 penumpang dan tenggelam setelah dihantam cuaca buruk. Belum diketahui bagaimana kondisi keseluruhan penumpang. Menurut pihak Star Ship selaku operator perusahaan kapal MV Rabual Queen, kapal tersebut sedang menempuh perjalanan antara wilayah Kimbe dan Lae di wilayah selatan Pasifik. "Cuaca buruk, saya yakin kapal itu tenggelam," ujar juru bicara Star Ship John Whitney seperti diberitakan AFP, Kamis (2/2/2012). Whitney menambahkan kapal itu mengangkut sekitar 350 orang penumpang. "Ada yang selamat. Saat ini tim penyelamat dari Australia berada di sana. Belum ada korban jiwa yang dilaporkan hingga saat i...
Comments