Kerusuhan, Kapolres Bima Juga Luka Kena Lemparan Batu
Jakarta - Kerusuhan di Bima, NTB, kemarin membuat sejumlah orang luka-luka, termasuk dari pihak aparat kepolisian. Sejumlah aparat dilaporkan kena lemparan batu, termasuk Kapolres Bima, AKBP Kumbul KS.
"Petugas kita kena lemparan batu, termasuk kapolresnya. Ada luka pada tubuhnya," kata Kabag Penum Polri, Kombes Boy Rafli Amar, dalam jumpa pers di Mabes Polri Jl Trunojoyo, Jakarta, Jumat (27/1/2012).
Boy mengatakan, pihaknya sampai saat ini masih terus memburu massa anarkis dan juga provokator kerusuhan. "Saat ini kita masih dalami mereka yang kita duga kuat sebagai provokator," kata Boy.
Boy mengaku pihaknya sudah mengantongi nama-nama provokator itu. Hingga saat ini sejumlah saksi telah diperiksa terkait kerusuhan tersebut.
"Hari ini kita olah TKP, kita akan inventarisir berapa kerusakan yang dialami. Kemudian dilakukan pemeriksaan terhadap beberapa saksi dan menanti ada langkah-langkah ke depan untuk proses penegakan hukum selanjutnya," papar Boy.
Diketahui massa yang anarkis di Bima, Nusa Tenggara Barat pada Kamis (26/1) tak hanya membakar rumah bupati, mereka juga memaksa sipir di Rutan Bima untuk melepaskan 50 tahanan.
(lrn/lrn)
"Petugas kita kena lemparan batu, termasuk kapolresnya. Ada luka pada tubuhnya," kata Kabag Penum Polri, Kombes Boy Rafli Amar, dalam jumpa pers di Mabes Polri Jl Trunojoyo, Jakarta, Jumat (27/1/2012).
Boy mengatakan, pihaknya sampai saat ini masih terus memburu massa anarkis dan juga provokator kerusuhan. "Saat ini kita masih dalami mereka yang kita duga kuat sebagai provokator," kata Boy.
Boy mengaku pihaknya sudah mengantongi nama-nama provokator itu. Hingga saat ini sejumlah saksi telah diperiksa terkait kerusuhan tersebut.
"Hari ini kita olah TKP, kita akan inventarisir berapa kerusakan yang dialami. Kemudian dilakukan pemeriksaan terhadap beberapa saksi dan menanti ada langkah-langkah ke depan untuk proses penegakan hukum selanjutnya," papar Boy.
Diketahui massa yang anarkis di Bima, Nusa Tenggara Barat pada Kamis (26/1) tak hanya membakar rumah bupati, mereka juga memaksa sipir di Rutan Bima untuk melepaskan 50 tahanan.
(lrn/lrn)
Comments